Blogger news

Mengatasi Flu Pada Kucing

Flu kucing merupakan penyakit kucing yang disebabkan oleh virus Feline Herpesvirus, Calicivirus, Feline Chlamydiosis, Feline Mycoplasma, dan infeksi bakteri. Virus jenis tersebut tidak menular pada manusia.

Flu kucing yang disebabkan oleh virus tersebut juga dapat menyebabkan 'mata belekan' atau conjuctivitis walaupun gejala flu yang spesifik belum muncul, misalnya bersin-bersin, keluar lendir dari hidung, demam, sariawan kucing, dan radang tenggorokan sehingga terjadi penurunan nafsu makan pada kucing.

Penularan flu kucing menyebar melalui air liur, cairan bersin, kontak melalui peralatan yang tercemar, maupun dari bahan-bahan kimia. Masa inkubasi dapat mencapai 3 minggu, artinya kucing bisa saja tidak menunjukkan gejala sakit flu hingga 3 minggu virus tersebut menyerang.

Penanganan flu kucing perlu perhatian penuh dari si pemilik maupun dokter hewan yang berwenang. Untuk saat ini belum ada obat flu kucing yang khusus dijual di pasaran, sebagai pencegahannya anda dapat memberikan vaksinasi rutin saat kucing dalam keadaan sehat. Vaksinasi diberikan sebelum kucing berumur 3 bulan.

Hingga saat ini belum ada obat untuk flu kucing. Jadi segera temui dokter hewan bila gejala penyakit ini terjadi pada kucing Anda. Pemberian obat-obatan seperti antibiotik lebih bersifat mencegah infeksi sekunder yang disebabkan oleh bakteri. Obat-obat lain yang diberikan biasanya bertujuan untuk mengurangi gejala flu seperti menurunkan panas, melegakan pernafasan dan menghilangkan lendir saluran pernafasan yang berlebihan. Selebihnya sangat tergantung pada sistem kekebalan tubuh kucing itu sendiri.

Pada kucing dengan kondisi dan gizi yang bagus, penyakit flu ini akan sembuh sendiri dalam waktu 2-3 minggu. Meskipun kucing tidak mau makan, usahakan ada makanan yang masuk ke dalam tubuh dengan cara disuapi, agar kucing tersebut tetap mempunyai energi dan nutrisi yang baik untuk memerangi virus flu.

Vitamin dan suplemen juga dapat membantu meningkatkan kondisi dan sistem kekebalan tubuh kucing yang sedang sakit. Konsultasikan dengan dokter hewan, vitamin atau suplemen apa yang cocok beserta dosisnya.

Vaksinasi tidak dapat menyembuhkan, vaksinasi lebih bersifat pencegahan.Vaksinasi rutin tidak 100 % melindungi kucing dari penyakit. Pada kucing yang rutin divaksinasi, meskipun terserang flu biasanya tidak parah dan lebih cepat sembuh.

Bolehkah Kucing Makan Dog Food ?

Saya memiliki pertanyaan tentang boleh atau tidaknya kucing memakan makanan anjing atau Dog Food.

Namanya makanan hewan karnivora tentu berbentuk daging.
Oleh karenanya saya menganggap bahwa makanan anjing bisa juga sebagai makanan kucing atau Cat Food. Untuk memastikan, saya pun mencari artikel dari berbagai sumber dan inilah yang saya temukan.

Franny Syufy menjelaskan jawaban dari pertanyaan ‘dapatkah saya memberi makan kucing makanan anjing?’ Ini terjemahannya:

Pertanyaan: Dapatkah saya memberi makanan anjing kepada kucing?
Jawaban: Saya dapat menjawab pertanyaan ini dengan tegas “tidak.” Kucing membutuhkan nutrisi yang sangat eksplisit, termasuk taurin, dan makanan anjing (dog food) tidak memenuhi bahan-bahan makanan yang dibutuhkan seharusnya oleh kucing. Mungkin pertanyaan Anda ditujukan untuk kemudahan dalam memberikan makanan untuk kucing dan anjing dengan makanan yang sama, atau sebagai cara untuk menghemat uang. Jika demikian, Anda akan kehilangan banyak uang nantinya. Dalam jangka waktu yang panjang, kucing yang diberi nutrisi salah akan membuat Anda membayar lebih mahal kepada dokter hewan karena kucing akan bermasalah, jadi tabungan kecil dari hasil penghematan Anda akan habis seketika.

Ada lagi artikel dari peteducation tentang hal yang sama, Kenapa jangan memberikan makanan anjing (Dog Food) kepada kucing?

Sering kami katakan, “Kucing bukanlah anjing dengan ukuran kecil.” Dalam soal makanan, menyadari bahwa kebutuhan nutrisi pada kucing berbeda dengan anjing adalah hal yang penting. Contohnya, kucing membutuhkan asupan protein yang lebih tinggi daripada anjing. Asam amino (Amino Acid) yang disebut taurin haruslah ada dalam makanan mereka; anjing biasanya bisa membuat taurinnya sendiri. Makanan kucing yang kurang taurin dapat menyebabkan penyakit jantung dan persoalan kesehatan lainnya. Saat ini, hampir semua makanan kucing mengandung taurin.

Kucing membutuhkan Vitamin A yang berbeda dengan anjing. Anjing dapat menggunakan beta-caotene sebagai sumber vitamin A sedangkan kucing tidak. Kucing tidak dapat membuat asam lemak yang disebut ‘arachidonic acid’ dan oleh karenanya pada setiap makanan kucing harus mengandung asam lemak ini. Bagi anjing, asam lemak pada makanan tidak begitu penting.

Jadi, seperti yang Anda lihat, jika kucing makan makanan anjing dengan jumlah yang signifikan, tetap saja kucing tersebut akan kekurangan nutrisi. Untuk kesehatan kucing Anda, berikanlah ia makanan kucing (cat food) yang berkualitas

Dengan demikian, jelas sudah alasan mengapa sebaiknya kucing tidak memakan dog food. Semoga kucing Anda semakin sehat. (Aprillins

Penyakit Tulang Belakang pada Kucing

Waspadalah jika kucing anda bertingkah laku seperti ini;

selalu menghindar jika disentuh pada bagian punggung, sering gemetar jika hendak bangkit dan berdiri, kesulitan mengendalikan diri saat buang kotoran, kaki belakang sampai pinggang terlihat lemah, dan pincang saat berjalan walau tidak terdapat luka di kaki.

Karena bisa jadi kucing anda menderita penyakit tulang belakang. Walau pun untuk memastikannya harus melalui pemeriksaan secara lebih teliti. Tetapi, tentu tidak ada salahnya untuk melakukan antisipasi dini.

Jadi, rajin-rajinlah mencermati penampilan keseharian kucing anda. Supaya terhindar dari penyakit berbahaya.

Cara Memberi Makan Kucing yang Sedang

Sakit Kucing yang sedang sakit membutuhkan energi ekstra serta ketersediaan zat-zat makanan yang diperlukan untuk memperbaiki sel-sel tubuh yang rusak serta meningkatkan daya tahan tubuh untuk memerangi penyakit. Akan
tetapi pada saat sedang sakit, kebanyakan kucing tidak mau makan sehingga dapat memperburuk kondisi kesehatannya.

Kucing kehilangan nafsu makan bisa dikarenakan oleh beberapa sebab seperti mengalami stress akibat perubahan lingkungan atau pun sedang sakit. Ikuti beberapa tips berikut ini yang dapat dicoba untuk mengatasi kucing yang kehilangan nafsu makan: 

Hal yang paling mudah dilakukan yaitu mencoba untuk memberikan makanan yang biasanya paling disukai oleh kucing tersebut. Makanan yang disukai biasanya dapat membantu mengembalikan nafsu makan kucing. Cobalah untuk memberi makan secara bersamaan dengan beberapa kucing lain sehingga menciptakan adanya elemen kompetisi. 

Biasanya kucing akan terpancing untuk ikut berebut makanan dengan kucing-kucing lain. Anda juga dapat memberikan makanan dengan aroma yang disukai oleh kucing. Aroma makanan merupakan stimulator nafsu makan pada kucing. Kucing kehilangan nafsu makan bila ia tidak dapat mencium aroma makanan dengan baik akibat menderita pilek. 

Menghangatkan makanan dapat membantu agar aroma makan lebih mudah tercium oleh kucing. Perlu diperhatikan jangan sampai temperatur makanan menjadi terlalu panas karena dapat berakibat cukup fatal. Kucing lebih suka makanan basah dibandingkan makanan kering. Dengan menambahkan kuah kaldu pada makanan dapat merangsang nafsu makan kucing. 

Biasanya kucing akan suka menjilat-jilat kuah kaldu yang disediakan. Jangan biarkan makanan yang tersisa di tempat makanan lebih dari 10 รข€“15 menit. Berikan makanan dalam jumlah kecil tapi dengan frekuensi pemberian makanan yang lebih sering. Dengan demikian nafsu makan kucing akan lebih sering terstimulasi oleh makanan yang baru disediakan tersebut. 

Untuk memperkenalkan jenis makanan baru pada kucing, campurkan sedikit makanan baru tersebut ke dalam makanan yang biasa dimakan. Secara bertahap tambahkan porsi makanan baru tersebut sampai akhirnya kucing terbiasa sepenuhnya pada makanan baru tersebut. Bila anda telah mencoba cara-cara tersebut diatas tetapi belum juga berhasil untuk mengembalikan nafsu makan si kucing, sebaiknya segera konsultasikan masalah ini dengan dokter hewan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Tips Memilih Anak Kucing

Jangan pernah membeli kucing dalam karung, begitu kata peribahasa. Disini,

peribahasa itu berlaku dalam arti sebenarnya. Jangan sampai karena tergoda penampilan yang molek, anda salah menentukan pilihan.

Berikut beberapa langkah untuk memilih anak kucing;

1. Umur.
Pastikan anak kucing telah berumur diatas 2 bulan. Data itu bisa ditanyakan kepada penjualnya. Pada umur tersebut anak kucing biasanya sudah mulai mandiri, bisa makan dan minum sendiri tanpa tergantung pada susu induknya. Kekebalan tubuhnya sudah lebih baik.

2. Vaksinasi
Ini penting, karena beberapa penyakit yang fatal sering menyerang anak kucing pada awal kehidupannya. Vaksinasi, minimal vaksinasi awal, diharapkan dapat memberikan perlindungan dari serangan penyakit yang membahayakan. Hal ini bisa dibuktikan dengan adanya buku vaksinasi yang tercantum tanggal, jenis vaksin, label vaksin, tanda tangan dan stempel dokter hewan yang melakukan vaksinasi.

3. Periksa Teliti
Terutama mata, telinga, hidung, mulut dan anus. Mata harus bersih & cerah, kadang ada sedikit kotoran disudut mata. Telinga tampak bersih. Pada anjing ras ada tatto di salah satu daun telingnya. Hidung tampak lembab dan tidak ada leleran pada lubang hidungnya. Mulut tampak gigi yang bersih, anus juga bersih. Anus yang kotor menandakan anak kucing diare.

4. Perhatikan tingkah lakunya yang lincah dan selalu ingin bermain.

5. Nafsu makan baik.
Tanpa ada gejala muntah, bersin, pilek atau diare. Kulit dan bulu tampak bersih dan tidak ada luka.

Popular Posts

Labels

Tips Artikel Kesehatan Makanan Penyakit Perawatan asupan gizi kucing hamil Bolehkah Kucing Makan Dog Food ? Cara Membersihkan Telinga Kucing Cara Memotong Kuku Kucing Ciri-Ciri Kucing Sakit Kucing-Kucing Langka Memilih Anak Kucing Menjaga Kesehatan Telinga Kucing Merawat Kucing Tua Merawat Luka Kucing Privacy Policy Sederhana Merawat Kucing Susu Bisa Bikin Kucing Kurus Tips Memilih Kucing Tips Memilih Makanan Kucing Tulang Belakang pada Kucing agar bulu kucing mengkilap bulu bagus cara cara melatih kucing cara memberi makan kucing yang sakit cara membersihkan gigi kucing cara mengawinkan kucing persia cara menghilangkan bau kotoran kucing cara menyisir bulu kucing cara menyisir bulu kucing siam cara merapikan bulu kucing siam flu pada kucing kehamilan kucing kucing andean mountain kucing buang kotoran sembarangan kucing bulu panjang kucing dari gunung andean kucing hamil kucing kawin kucing langka kucing persia kucing putih kucing siam makanan untuk kucing hamil manfaat cuka makan manfaat soda kue melatih kucing buang kotoran di litter box memelihara bulu kucing memilih indukan kucing persia memilih makanan kucing mempersiapkan kelahiran kucing mengatasi flu pada kucing mengatasi ketombe pada kucing menggunakan litter box merawat bulu kucing merawat kucing bulu putih merawat kucing hamil obat kucing hamil penyebab bulu kucing rontok persyaratan standar kandang kucing suhu kandang kucing tanda-tanda kucing mau melahirkan tempat mengawinkan kucing tempat minum kucing tempat tidur kucing tips merawat bulu kucing siam vaksinasi kucing ventilasi kandang kucing virus kucing